Naik "Nuansa" KRL AC Express Kota - Depok



senin kemarin nuansa antar suami beli Laptop and LCD ke Dusit Mangga Dua, hujan tak henti-hentinya turun membasahi bumi seakan belum puas jika ada tanah satu jengkalpun yang tidak basah.. berangkat jam 12an dari Lebak Bulus dengan taxi agar cepat sampai sehingga punya waktu banyak untuk pilih-pilih, jam 13:00 wib kami sampai karena perut sudah nyanyi minta di tune kami akhirnya memutuskan untuk lunch dulu, setengah jam kami memuaskan perut di AW, is time to explore dusit.. st... ada Toshiba Fair, bagus-bagus apalagi "qosmio" merah aduh bagus bangets, ... hm...hanya bisa menelan ludah dan berdecak harga di bandrol 32.5 juta, ck...ckk.., setelah cukup keliling sana, liat-liat dan tanya sini hampir 3 jam akhirnya dapat lah yang di cari. Puas dengan apa yang di dapat akhirnya kami bergegas pulang untuk mengejar Kereta Express AC jurusan Depok keberangkatan jam 17:55 wib, naik bajaj ke statsiun Beos dengan harapan cepat sampai...alamak macet tenan, waktu jam pulang kantor ditambah hujan yang belum bosan turun ke bumi...dret dretdettt..tet..tet..dengan tersendat-sendat bajaj berlari belum lagi asap kendaraan umum, pengap dan membuat sesak napas, whuaaa... untung tidak niat tinggal di daerah Kota, he...he... ("siapa yang mau pula kerja di selatan tinggal di utara")... pyuuuh akhirnya sampai juga di Beos, dengan sedikit agak berlari kami masuk ke Statsiun, Alhamdulillah loket untuk kereta express AC masih buka, berarti kereta belum berangkat walaupun jam sudah menunjukkan pukul 18:15 wib, dengan sedikit terburu-buru kami masuk ke peron karena takut kereta berangkat... ternyata kereta belum tiba.. wah lega hati kesempatan untuk dapat tempat duduk besar nich pikirku, eh...tunggu punya tunggu berdiri menunggu kereta datang sudah hampir 1,15 jam, penumpang pun sudah membludak menutupi peron, teng-tong, teng tooong ting tang tang tuung....terengar suara "selamat sore para penumpang yang budiman mohon maaf, kereta jurusan Depok AC maupun ekonomi masih tertahan di statsiun Gambir, karena ada kerusakan sinyal, di mohon bersabar, karena akan menggunakan sinyal darurat". Oalah... itu penyebabnya. 20 menit setelah pengumaman kereta yang dinanti2 datang perlahan... ciiiiyttt terdengar rem kerata untuk berhenti. Penumpangpun berlarian berebut masuk kereta mencari tempat duduk (walau Express AC sekarang tidak menggunakan nomor tempat duduk). Alhamdulillah akupun dapat tempat duduk walau suami berdiri, gpp Bi berdiri.. suami mengangguk angguk walau lelah terlihat diwajahnya.. belum selesai merasakan betapa nikmatnya dapat duduk mba-mba disebelah kiriku memanggil... "mba-mba", iya ada apa kataku sambil aku perhatikan wajahnya sapa tahu aku kenal, "mba ini bangku khusus abu katanya", maksudnya apa tanyaku? ini bangku khusus abu, jadi kalo yang bukan abu berdiri. Hah...owh.. masa sich begitu dibenakku sambil celangak celinguk ke arah badan kereta mencari sesuatu yang bisa menghapus rasa heranku, tapi tidak ada... mau comment teman2nya si mba- mba itu pun wajahnya penuh harap agar aku berdiri, wah pikirku tidak beres ini, aku punya tiket bukan penumpang gelap, punya hak yang sama untuk duduk, hhaaah...ambil nafas panjang aku nggak mau ribut dah cape keliling, nunggu kereta kalau harus berdiri lagi... hikss.. pegalnya.. akhirnya aku hanya bergumam ya udah saya ikut duduk sedikit sambil memajukan posisi dudukku....

Creative Commons License
Nuansa Tika by http://nuansatika.blogspot.com/ is licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 3.0 Unported License.
Based on a work at nuansatika.blogspot.com.
Permissions beyond the scope of this license may be available at http://nuansatika.blogspot.com/.
Kartika Widyaningsih
Nuansa Tika
PPPPTK Bisnis dan Pariwisata Jakarta
Depok, Jawa Barat
ID
kartika_wd@yahoo.com

Curahan Pikiran dan Hatiku

Komentar Terbaru

Silahkan tulis pesan anda disini!
Locations of visitors to this page
Powered By Blogger